Lakukan Detoks Alami Dengan Jus Buah-Buahan

Lakukan Detoks Alami Dengan Jus Buah-Buahan

Dalam dunia medis melakukan detoksifikasi dengan buah-buahan memang belum terbukti secara jelas. Meskipun begitu telah banyak orang yang mengaku tubuhnya menjadi ringan setelah melakukan detoks buah. Buah tidak hanya bisa dikonsumsi dengan dipotong-potong atau dikreasikan menjadi salad. Buah-buahan untuk detoksifikasi juga bisa dijadikan jus atau biasa disebut juice cleansing.

Jika Anda ingin melakukan detoks dengan jus buah maka pastikan dahulu jus yang akan Anda konsumsi tersebut bebas gula serta diproses dengan cold pressed juice agar kualitasnya lebih dapat terjamin. Detoks semacam ini dapat Anda lakukan 3 hingga 5 hari dengan takaran 5 sampai 7 botol yang masing-masing berisi 300 ml jus buah.

Melakukan detoks dengan jus buah-buahan juga tidak akan membuat Anda kelaparan. Karena buah juga mengandung serat dan energi yang cukup untuk beraktivitas. Agar detoks Anda lebih maksimal, sebaiknya konsumsi buah-buahan yang bermacam-macam.

Buah-Buahan Untuk Detox Yang Efektif

1. Apel

Buah apel sudah bisa ditemukan dimanapun. Apel juga terkenal kaya akan antioksidan, vitamin A dan flavonoid. Dengan mengkonsumsi apel secara teratur akan mencegah datangnya penyakit berbahaya seperti kanker usus, serta mencegah stroke.

Untuk melakukan detoks dengan menggunakan jus buah apel Anda harus mengonsumsinya tanpa tambahan gula maupun pemanis buatan. Selain itu tambah setengah perasan buah lemon dan blender bersamaan. Setelah meminum jus apel tersebut, selang 2-3 jam makanlah dua buah apel.

Anda juga bisa membuat teh dari kulit buah apel saat siang hari, dengan menambahkan madu sebagai pengganti gula juga sangat efektif. Saat malam hari Anda dianjurkan menghaluskan apel dan dicampur dengan 2 sdm madu murni. Anda tak perlu takut jika mengkonsumsi apel di malam hari karena buah ini termasuk buah yang mudah dicerna.

Selain itu, dengan mengkonsumsi jus buah apel dapat mengobati asam urat, rematik, masalah ginjal dan lain sebagainya.

2. Jeruk

Jeruk adalah buah yang sudah terkenal memiliki kandungan vitamin C yang diperlukan oleh tubuh. Konsumsi vitamin C yang cukup akan mengurangi risiko penyakit kolesterol jahat. Tidak hanya itu , dengan mengkonsumsi jus jeruk Anda sudah bisa mencegah penyakit batu ginjal dan menurunkan risiko kanker usus besar.

3. Semangka

Semangka adalah buah yang mengandung vitamin C an potassium yang berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah. Selain itu kadar air dari semangka yang cenderung banyak serta adanya zat Gluthation yang ada di dalamnya membantu meningkatkan system kekebalan tubuh.

Melakukan detoksifikasi dengan semangka dapat Anda lakukan dengan mulai minum segelas yoghurt di padi hari kemudian dilanjutkan dengan mengkonsumsi semangka dan minumlah air putih sebagai penetralisir.

4. Jambu Biji

Jambu biji dikenal dengan buah yang mampu melancarkan pencernaan dan mengobati diare. Jambu biji juga kaya akan antioksidan serta serat sehingga mengenyangkan.

Untuk melakukan detoks menggunakan jambu biji Anda bisa menjadikannya sebagai jus. Dalam sehari dengan takaran tujuh botol, selain itu jambu biji juga ampuh menstimulasi kerja organ hati dan ginjal.

5. Kiwi

Tiap satu buah kiwi mengandung 42 kalori, 0.4 g lemak serta serat sebanyak 2,1 g. mengkonsumsi buah kiwi yang dijadikan sebagai jus ampuh mencegah penyakit kardiovaskular. Selain itu juga sangat efektif untuk detoksifikasi system yang ada dalam tubuh.

Kenapa Perlu Buah-Buahan Untuk Detox?

Buah-buahan diperlukan untuk proses detoks karena telah diketahui memiliki nutrisi yang lengkap dan seimbang daripada makanan berlemak seperti daging. Buah-buahan tidak hanya mengandung makronutrisi tapi juga mikronutrisi yang beragam.

Selain itu, penelitian menyebutkan buah-buahan mengandung phytonutrisi yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia. Beberapa nutrisi lain juga dapat ditemukan dalam buah-buahan seperti serat, air, protein dan lain sebagainya.

Nah, Anda sudah paham bukan mengenai detoks dengan jus buah-buahan. Kenapa harus jus? Anda pasti tahu bahwa makanan padat membutuhkan banyak enzim untuk menguraikannya. Selain itu, makanan padat juga memerlukan banyak pergerakan otot agar makanan menjadi halus dan dapat tertelan. Dengan menjadikannya sebuah jus Anda tidak perlu mengunyah dan nutrisinya juga bisa langsung terserap oleh rongga mulut.

Artikel Kesehatan | IniDetox - Informasi harian seputar detox dan kesehatan