6 Jenis Makanan Dengan Tinggi Serat Yang Aman Untuk Bayi

6 Jenis Makanan Dengan Tinggi Serat Yang Aman Untuk Bayi

Seperti yang telah kita ketahui bahwa serat memiliki manfaat untuk pencernaan. Namun jika dikonsumsi untuk bayi tetap saja harus memperhatikan porsinya. Karena ada beberapa orangtua yang memang memberikan makanan berserat tanpa diimbangi dengan asupan air putih yang cukup. Sehingga hal ini bisa menyebabkan terjadinya gangguan dalam pencernaan bayi. Jika dibandingkan dengan orang dewasa, sistem pencernaan bayi belum sepenuhnya bisa berfungsi normal sehingga tidak bisa mengolah serat yang dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Maka dari itu selain memberikan makanan dengan kandungan serat, penting juga untuk diimbangi dengan air putih yang cukup. Tanda bayi kebanyakan makan serat yaitu perut kembung dan sulit untuk buang air besar. Nah, berikut ini ada 6 jenis makanan dengan serat yang tinggi serta aman untuk dikonsumsi bayi.

1. Alpukat

Buah alpukat tidak hanya kaya akan serat, namun terkandung juga beberapa nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh seperti lemak tak jenuh dan potassium. Alpukat bisa dikonsumsi untuk MPASI pertama. Namun alpukat tersebut harus benar-benar hancur bahkan menjadi bubur. Hal ini penting agar bayi bisa dengan mudah dalam menelan serta tidak mengganggu sistem pencernaan bayi.

2. Selai Kacang

Ada sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa untuk mengurangi resiko alergi pada produk kacang di kemudian hari, untuk usia dini penting untuk mengenalkan produk dari kacang tanah. Karena kacang mengandung banyak nutrisi seperti lemak tak jenuh tunggal yang sehat, vitamin E dan protein nabati.

Untuk bayi atur porsi yang tepat. Dalam mengkonsumsi kacang disarankan untuk memberikan selai kacang tanpa gula dengan oatmeal. Sedangkan untuk takarannya yaitu satu sendok teh selai kacang yang ditambah dengan 1 ons oatmeal  yang tersedia khusus bayi. Ketika bayi sudah berusia 8 bulan bisa langsung mengkonsumsi selai kacang secara langsung. Namun tetap harus perhatikan porsinya.

IniDetox - informasi artikel kesehatan dan tips memiliki pola hidup sehat dengan detoks harian

3. Ikan Salmon

Ikan salmon mengandung minyak yang kaya akan asam, lemak dan omega-3. Banyak manfaat yang bisa didapatkan jika mengkonsumsi ikan salmon, salah satunya yaitu untuk perkembangan mata dan otak bayi. Bisa dibilang ikan salmon adalah sumber protein dan sumber vitamin D, sehingga sangat dibutuhkan tubuh bayi. Anda bisa memasukkan ikan salmon menjadi salah satu menu mpasi bayi. Karena jika dibandingkan dengan ikan laut lainnya, ikan salmon ini yang lebih sehat dan cocok untuk dikonsumsi bayi. Karena dalam ikan salmon kandungan merkurinya lebih rendah jika dibandingkan dengan ikan. Agar nutrisi ikan salmon yang dikonsumsi bayi lebih banyak bisa menambahkan cairan seperti ASI, air putih dan kaldu ayam.

4. Telur

Telur tidak hanya sumber serat namun juga menjadi sumber protein, biotin,  zat besi dan lemak. Semua nutrisi tersebut dibutuhkan bayi di masa pertumbuhan. Anda bisa memasukkan telur ke dalam menu mpasi bayi ketika sudah berusia 6 bulan. Sedikit tambahan bisa mencampurkan dengan telur, ASI atau air putih. Sebelum dikonsumsi anak pastikan sudah hancur dan berbentuk bubur.

5. Sayuran Hijau

Sayuran hijau tidak hanya bermanfaat untuk tubuh bayi, namun juga bisa mengurangi berat badan dan resiko terserang penyakit. Sayuran hijau cocok sekali dimasukkan ke dalam menu mpasi karena mengandung banyak vitamin dan mineral.

Sayuran hijau yang bisa dikonsumsi untuk bayi seperti buncis hijau, bayam asparagus, brokoli, timun dan kacang polong. Agar lebih mudah saat menghaluskannya terlebih dahulu rebus sayuran hijau tersebut.

7. Jus Buah

Jus buah bisa dimasukkan ke dalam menu mpasi karena buah-buahan mengandung banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh, khususnya bayi. Namun ada beberapa orang yang berpendapat bahwa jus buah ini bisa menghilangkan khasiat dari buah segar. Jus buah ini bisa menjadi menu lain di sela-sela menu MPASI lainnya.  Setidaknya bayi tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja.

Itulah 7 makanan yang kaya akan serat serta cocok  untuk dikonsumsi bayi. Makanan serat ini mudah sekali ditemukan, bahkan dijual dipasaran dengan harga terjangkau. Meski makanan ini kaya akan serat, tetap saja harus memperhatikan porsinya agar pencernaan bayi tidak terganggu.

Artikel Kesehatan | IniDetox - Informasi harian seputar detox dan kesehatan